Showing posts with label IPA. Show all posts
Showing posts with label IPA. Show all posts

Sunday, 23 November 2014

proses fotosintesis pada tumbuhan

Fotosintesis adalah proses pembuatan energi atau zat makanan/glukosa yang berlangsung atas peran cahaya matahari (photo = cahaya, synthesis = proses pembuatan/pengolahan) dengan menggunakan zat hara/mineral, karbon dioksida dan air. Makhluk hidup yang mampu melakukan fotosintesis adalah tumbuhan, alga dan beberapa jenis bakteri. Fotosintesis sangat penting bagi kehidupan di bumi karena hampir semua makhluk hidup bergantung pada energi yang dihasilkan oleh proses fotosintesis

Manfaat Antibiotik

Antibiotik berasal dari dua kata Yunani, yaitu ‘anti’ yang berarti ‘melawan’ dan ‘bios’ yang berarti ‘hidup’.
Antibiotik adalah obat yang dipergunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.
Obat ini telah digunakan untuk melawan infeksi berbagai bakteri pada tumbuhan, hewan, dan manusia sejak tahun 1930-an.
Antibiotik hanya melawan infeksi bakteri dan tidak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dll.
Antibiotik yang dipergunakan untuk mengobati infeksi virus malah bisa membahayakan tubuh.
Hal ini karena setiap kali dosis antibiotik diambil virus tidak terpengaruh, malah sebaliknya, terjadi peningkatan kekebalan bakteri terhadap antibiotik.
Bakteri yang kebal dengan antibiotik tidak dapat dibunuh dengan obat tersebut pada dosis yang sama.
Inilah sebabnya mengapa setiap orang harus mengikuti petunjuk yang diberikan oleh dokter sebelum mengambil antibiotik.
Penisilin, sebagai antibiotik pertama, ditemukan secara tidak sengaja oleh Alexander Fleming dari kultur jamur.
Saat ini terdapat lebih dari 100 jenis antibiotik yang digunakan dokter untuk menyembuhkan infeksi ringan sampai parah.

Sumber : disini

Manfaat Getah Pohon Pinus


Pohon Pinus selain digunakan untuk Pohon Natal juga digunakan sebagai aroma terapi. Pohon pinus ini juga menyimpan manfaat lain untuk kesehatan, diantaranya diambil getahnya dan berguna untuk :
1. Flavonoid dan vitamin C
Pada tahun 1940-an peneliti Prancis menemukan bahwa kulit pohon pinus dan daun jarumnya mengandung banyak vitamin C. Tak hanya itu, mereka juga menemukan bahwa pohon pinus sarat akan antioksidan, yaitu flavonol dan bioflavonoid.
Senyawa ini kemudian diekstraksi menjadi Pycnogenol dan dipasarkan menjadi suplemen diet. Pycnogenol juga digunakan sebagai obat jet lag, meringankan peredaran darah, nyeri lutut, kram menstruasi, bahkan obat untuk meningkatkan memori pada orang lanjut usia.

Cara mencangkok mangga

 Cara mencangkok mangga mudah sekali. Pertama-tama, siapkanlah alat-alat berikut ini:
  1. Sebilah pisau. Pastikan Anda menggunakan pisah tajam tanpa karat sama sekali.
  2. Tali yang digunakan untuk mengunci cangkokan. Pilih plastik atau tali bambu juga bisa.
  3. Plastik transparan untuk membungkus. Bisa juga digunakan sabut kelapa kering.
  4. Sejumlah tanah. Gunakan jenis tanah yang subur, lembab dan kaya humus.
  5. Setelah semua peralatan siap, lakukan step demi step berikut:
  6. Pertama pilihlah dahan yang hendak Anda cangkok. Pilih yang ukurannya sedang-sedang saja. Tidak kebesaran tidak pula kekecilan.
  7. Berilah jarak sekitar 10 cm dari batang utama pohon indukan.
  8. Kemudian, mulailah kelupas sekeliling kulit dahan pohon mangga tersebut. Panjang kupasan sekitar 5 cm. Jangan terlalu dalam.
  9. Setelah dikupas, kerik bagian kambium pohon mangga tersebut pelan-pelan sampai kering.
  10. Kemudian tutup kupasan terssebut dengan tanah yang lembab dan bungkus dengan plastik atau sabut kelapa.
  11. Kunci dengan tali agar tidak lepas.
Proses cangok mangga sudah selesai. Meski demikian, Anda dituntut untuk melihat dan meneliti cangkokan tadi. Pastikan ia disiram, caranya dengan membuka tali cangkokan, kemudian ditutup lagi setelah selesai. Akar umumnya mulai keluar antara seminggu sampai dua minggu. Saat Anda merasa akar sudah cukup, potonglah hasil cangkokan dan segeralah pindahkan di tanah yang subur dan gembur.


Sumber : disini

Wednesday, 5 November 2014

Tetrakromatik, Dapat Melihat 100 Juta Warna

Tetrakromatik, Dapat Melihat 100 Juta Warna
 
 
 
Pada umumnya, kita bisa melihat sekitar 1 juta warna. Tetapi, orang-orang yang memiliki tetrakromatik bisa melihat sekitar 100 juta warna.
Misalnya, kita melihat daun berwarna hijau. Maka, orang tetrakromatik  bisa melihat warna-warna lain pada daun itu, seperti oranye, merah, dan ungu.



Orang tetrakromatik memiliki 4 jenis sel kerucut di retina matanya.
 
Kenapa bisa ada tetrakromatik?

Tuesday, 4 November 2014

Bagan persilangan Monohibrid (persilangan dengan 1 sifat beda)

# Langkah-Langkah Membuat Bagan Persilangan :
1. Tentukan Fenotipe Parientalnya.
2. Tentukan Genotipe Parientalnya menggunakan huruf besar untuk yang dominan, dan huruf kecil untuk yang resesif . Untuk 1 sifat beda menggunakan 2 huruf.
3. Tentukan Gamet dengan cara Genotipe induk dipisah.
4. Tentukan Filial pertama Fenotipe dan Genotipenya dengan cara menggabungkan Gamet-Gamet induknya.
5. Untuk mendapatkan keturunan berikutnya ditentukan Pariental yang kedua yaitu sesama keturunan F1 Fenotipe dan Genotipenya.
6. Tentukan Gamet dengan cara Genotipe induk dipisah.
7. Tentukan Filial kedua Fenotipe dan Genotipenya dengan cara menggabungkan Gamet-Gamet induknya.

# Contoh Persilangan Dihibrid

Disilangkan ayam berpial belah dengan ayam berpial utuh. Sifat pial belah dominan terhadap pial utuh. Buatlah bagan persilangannya samapai keturunan F2 dan buat kesimpulannya.

P1  Ayam pial belah >< Ayam pial utuh
                 AA                            aa

F1  A           a
            X
      A           a

                Aa                       Aa                        Aa                       Aa
      Ayam pial belah  Ayam pial belah  Ayam pial belah  Ayam pial belah

P2             Aa             ><              Aa
       Ayam pial belah         Ayam pial belah

F2  A           A
            X
       a            a

                 AA                      Aa                        Aa                        aa
      Ayam pial belah  Ayam pial belah  Ayam pial belah  Ayam pial utuh

=> Kesimp :
- (rasio) ratio Genotipe F1 -> Aa = 4 = 100%
- (rasio) ratio Fenotipe F1 -> Ayam pial belah = 4 =100%
- (rasio) ratio Genotipe F2 -> AA : Aa : aa
                                                  1   :  2  :  1
                                             25% : 50% : 25%
- (rasio) ratio Fenotipe F2 -> Ayam pial belah : Ayam pial utuh
                                                          3                           1
                                                        75%                      25%


Terimakasih :) semoga ini bisa membantu...